Soccer / deschamps

puncakbukit
Sosok Kepemimpinan Didier Deschamps
Dalam sebuah tim, termasuk tim sepakbola, sosok kepemimpinan menjadi hal penting. Seorang pemimpin memotivasi rekan-rekannya agar selalu mengeluarkan kemampuan terbaik. Seorang pemimpin pun mengarahkan rekan-rekannya untuk memenangi pertandingan. Dalam tim sepakbola, biasanya seorang kapten adalah seorang pemimpin. Namun, dalam tim sepakbola, siapapun dapat menjadi pemimpin. Nah, seperti yang sudah ketahui, Prancis berhasil menjadi kampiun Piala Dunia 2018. Salah satu hal yang tak dapat dipungkiri mendukung keberhasilan Prancis yaitu sosok kepemimpinan seorang Didier Deschamps. Gambar 1. Didier Deschamps Bagi tim yang berjuluk tim ayam jantan ini, Deschamps tak hanya seorang pelatih yang piawai meramu taktik. Ia pun sesungguhnya adalah seorang pemimpin kharismatik bagi tim. Benjamin Pavard, pemain belakang tim Prancis, menuturkan bahwa Deschamps adalah sosok seorang pemimpin yang mampu memotivasi tim. “Dia menuturkan kata-kata yang memotivasi”, tuturnya, dilansir dari situs independet.co.uk “Kita siap berperang bersama dengannya”, tambahnya. Hal senada pun dituturkan oleh Olivier Giroud. “Dia pelatih yang tak kenal menyerah, dia paham bagaimana berbicara dengan para pemain”, tuturnya dilansir dari situs yang sama. “Pengaruhnya begitu terasa untuk menanamkan nilai-nilai kemenangan,” tambahnya. Karismatik kepemimpinan Deschamps sudah mulai tampak saat memperkuat Marseille, tim asal Prancis. Didier Deschamps dipercaya menjadi kapten tim saat usianya masih berusia 24 tahun. Ia berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions untuk tim asal Prancis tersebut. Pada tahun 1996, Deschamps dipercaya menjadi kapten tim Prancis. Dalam Piala Dunia 1998 dimana Prancis berhasil memenangkannya dan dalam Euro 2000 dimana Prancis pun berhasil memenangkannya, Deschamps pun dipercaya menjadi kapten tim. Terkait hal terpenting dalam kepemimpinan, Deschamps menuturkan bahwa kemampuan beradaptasi menjadi hal penting. “Kunci terpenting yang harus diketahui adalah bagaimana kita beradaptasi”, tuturnya, dilansir dari situs theguardian.com. Bagi siapapun, termasuk seorang pemimpin, mesti mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Selama 15 tahun menjalani profesi kepelatihan, Deschamps pun beradaptasi dengan tim yang ia latih. Deschamp yang memulai profesi kepelatihan sejak tahun 2001 ini pernah menukangi Monaco, Juventus, dan Marseille. Salah satu kegagalan terbesarnya sebagai seorang pelatih yaitu saat Prancis dikalahkan Portugal pada final Euro 2016. Sebagai seorang pemimpin, tentunya kegagalan menjadi keberhasilan yang tertunda. Meskipun kalah, kekalahan tersebut menjadi pelecut agar menjadi lebih baik. “Sangat menyakitkan saat Prancis kalah di Euro dua tahun lalu ”, tuturnya dilansir dari situs goal.com. “Tapi itu menjadi pengalaman bagi kami untuk maju”, tambahnya. Kesimpulannya, sepakbola tak hanya melulu permainan di lapangan di atas lapangan. Sepakbola pun membutuhkan seorang pemimpin. Tak dapat dipungkiri bahwa Deschamps merupakan sosok pemimpin kharismatik. Deschamps pun seorang ahli yang piawai meramu taktik. Marcello Lippi, pelatih yang pernah bekerja sama dengannya saat keduanya masih berada di Juventus, dilansir dari situs independet.co.uk menuturkan bahwa Deschamps adalah seorang ‘pemimpin moral ‘. Karenanya, ia mampu mengangkat moral tim dan memberi motivasi yang sangat membangun. Oleh: Rahadian (mas_rahadian@yahoo.co.id) Referensi:https://www.independent.co.uk/sport/football/world-cup/world-cup-2018-final-france-vs-belgium-result-didier-deschamps-mbappe-pogba-zidane-a8442196.htmlhttps://www.independent.co.uk/sport/football/world-cup/world-cup-2018-final-france-vs-belgium-result-didier-deschamps-mbappe-pogba-zidane-a8442196.htmlhttps://thompsontalks.com/?p=158https://www.google.co.id/amp/s/www.forbes.com/sites/robertkidd/2018/07/15/world-cup-final-2018-5-reasons-france-are-champions/amp/http://www.goal.com/id/berita/didier-deschamps-prancis-belajar-dari-pengalaman-euro-2016/1hl1c64qtrl4d1nbje6ts986euhttps://www.theguardian.com/football/2017/sep/07/didier-deschamps-france-18-year-old-want-straightaway Gambar:https://gilabola.com/wp-content/uploads/2018/03/Didier-Deschamps-1-696x464.jpg Lihat juga:Puncak Bukit (https://www.puncakbukit.net/)Laporan Olahraga (https://laporan-olahraga.blogspot.com/)Pelita Ilahi (https://www.pelitailahi.com/)Pendidikan Anak (https://www.pendidikan-anak.com/)Indonesia nan Elok (https://indonesiananelok.com/)Permainan Tradisional Indonesia (https://www.permainan-tradisional.com/)Dari Jendela Rumah (https://www.jendela-rumah.com/)Asuransiku (https://www.asuransiku.link/)Murai Batu (https://www.muraibatu.link/)Si Burung Robin (https://siburungrobin.blogspot.com/)Burung Ocehan (https://www.burungocehan.link/)Sentral Android (https://www.sentralandroid.com/)Jaringan (https://www.jaringan.link/)Sistem Internet (https://www.sistem-internet.com/)Desa Komputer (https://www.desakomputer.com/)Bitcoin Net (https://www.bitcoinnet.link/)Jagat Games (https://www.jagatgames.com/)Pijit/Pijat Bayi (https://pijitbayi.blogspot.com/)Danau Besar dan Unik (https://www.danaubesar.com/)Resep Tahu (https://www.reseptahu.net/)Blog Kaos101.com (https://blog.kaos101.com/)
0.00
6
1