Sepak takraw pertama kali dimainkan pada masa Kesultanan Melayu sekitar abad ke-15 dengan sebutan Sepak Raga. Olahraga ini menggunakan bola dari anyaman rotan dan dimainkan dengan kaki. Sejarah menyatakan bahwa pada masa itu tun perak dan tun besar bermain Sepak Raga, namun tanpa disengaja bola mengenai tutup kepala Raja Muhammad dan membuatnya terjatuh. Hal ini menyebabkan Raja Muhammad murka dan membunuh tun besar. Hal ini menyebabkan kemarahan dari keluarga tun besar, namun berhasil ditahan oleh tun perak dengan mengatakan bahwa Raja Muhammad tidak akan menjadi pewaris Kesultanan. Sepak takraw juga terdapat di Bangkok, Thailand. Hal ini dapat dibuktikan dari monument yang menunjukkan bahwa Dewa Hanuman sedang bermain sepak takraw dengan pasukan keranya. Setelah itu sepak takraw mulai dikenal luas oleh masyarakat melayu dan Thailand.

Gambar 1. Sepak Takraw.

Sepak takraw sendiri masih menjadi salah satu olahraga yang bergengsi karena memiliki berbagai event kejuaraan, dan kejuaraan yang paling bergengsi adalah King’s Cup World Championship yang terakhir diselenggarakan di Bangkok, Thailand. Nama dari sepak takraw berbeda-beda di beberapa negara, antara lain sipa (Filipina), chinlone (Burma), dan maradong (laos). Peraturan sepak takraw sama dengan voli dengan perbedaan sebagai berikut; pemain tidak boleh menyentuh bola dengan tangan namun boleh mengenai kepala, dada, dan paha. Pemain atau tim hanya boleh menyentuh bola maksimal tiga kali berturut-turut. Posisi pemain bertahan tidak dapat diputar.

Sepak takraw juga termasuk kepada olahraga yang berbalutkan seni. Karena setiap pemain takraw profesional yang mendedikasikan dirinya pada olahraga ini dapat melakukan berbagai gerakan yang sulit namun terlihat indah layaknya akrobat ketika menendang bola takraw. Sehingga para penggemar takraw menganggap gerakan tersebut layaknya seni gerakan. Di Indonesia sepak takraw mengalami perkembangan yang awalnya hanyalah permainan biasa oleh anak-anak kampung di desa menjadi olahraga resmi pada tahun 1971 setelah adanya induk olahraga sepak takraw. Sepak takraw menggunakan bola yang berbeda dengan spesifikasi yang berbeda. Bola yang digunakan dalam olahraga ini terbuat dari anyaman rotan bambu dibentuk bulat dengan diameter 40 cm. Karena terbuat dari rotan bambu berat bola ini cukup ringan hanya sekitar 180 gram.

Gambar 2. Bola Takraw.

Karena olahraga ini cukup rumit maka dibutuhkan latihan yang rutin, terutama ketika ingin melakukan tendangan keras ke area lawan. Umumnya pemain sepak takraw harus lompat bahkan salto untuk melakukan tendangan keras ini. Namun, untuk pemain pemula ada beberapa teknik dasar yang harus dikuasai dahulu, seperti sepak sila (menggunakan kaki bagian dalam yang berguna untuk menerima, mengumpan, menimang dan menyelamatkan serangan lawan), sepak kuda (menggunakan punggung kaki berguna untuk menyelamatkan bola yang rendah), sepak cungkil (menggunakan jari kaki biasanya untuk block tendangan), menapak (menggunakan telapak kaki untuk smash), heading, memaha, membahu, dan mendada (bisa digunakan untuk menahan bola atau menyerang).

Oleh: Ahmad Azhari Pohan
(ahmad_sah70@yahoo.com )

Sumber Gambar:

  • https://en.wikipedia.org/wiki/Sepak_takraw#/media/File:Game_of_Sepaktakraw_at_a_match_in_Strasbourg.jpg
  • https://densusnadi.wordpress.com/2010/08/27/teknik-dasar-permainan-sepak-takraw/

Sumber:

  • https://id.wikipedia.org/wiki/Sepak_takraw
  • http://www.sepaktakraw.org/
  • https://juara.bolasport.com/read/pestaasia/mode/1826862-sepak-takraw-olahraga-yang-menggabungkan-sepak-bola-dan-voli
  • https://densusnadi.wordpress.com/2010/08/27/teknik-dasar-permainan-sepak-takraw/

Lihat juga:

  • Seri Steemit Puncak Bukit ( https://steemit.com/steemit/@puncakbukit/seri-steemit-puncak-bukit-19-agustus-2018)
  • Puncak Bukit (https://www.puncakbukit.net/)
  • Laporan Olahraga (https://laporan-olahraga.blogspot.com/)
  • Pelita Ilahi (https://www.pelitailahi.com/)
  • Pendidikan Anak (https://www.pendidikan-anak.com/)
  • Indonesia nan Elok (https://indonesiananelok.com/)
  • Permainan Tradisional Indonesia (https://www.permainan-tradisional.com/)
  • Dari Jendela Rumah (https://www.jendela-rumah.com/)
  • Asuransiku (https://www.asuransiku.link/)
  • Murai Batu (https://www.muraibatu.link/)
  • Si Burung Robin (https://siburungrobin.blogspot.com/)
  • Burung Ocehan (https://www.burungocehan.link/)
  • Sentral Android (https://www.sentralandroid.com/)
  • Jaringan (https://www.jaringan.link/)
  • Sistem Internet (https://www.sistem-internet.com/)
  • Desa Komputer (https://www.desakomputer.com/)
  • Bitcoin Net (https://www.bitcoinnet.link/)
  • Jagat Games (https://www.jagatgames.com/)
  • Pijit/Pijat Bayi (https://pijitbayi.blogspot.com/)
  • Danau Besar dan Unik (https://www.danaubesar.com/)
  • Resep Tahu (https://www.reseptahu.net/)
  • Blog Kaos101.com (https://blog.kaos101.com/)